Surat Keysa Dijawab, Kepala Staf Angkatan Darat  Perintahkan Prajurit Segera Bangun Jembatan Gantung

    Surat Keysa Dijawab, Kepala Staf Angkatan Darat  Perintahkan Prajurit Segera Bangun Jembatan Gantung
    Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak

    BANDUNG — Harapan Keysa, siswa SD Negeri 2 Margacinta yang menyurati Presiden Republik Indonesia, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) dan Pangdam III/SILIWANGI, mendapat respons cepat.

    Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, langsung memerintahkan atau menginstruksikan jajarannya khususnya Kodim Pangandaran untuk segera membangun kembali jembatan gantung yang menjadi akses utama puluhan siswa menuju sekolah dan masyarakat secara umum. 

    Perintah Kasad tersebut mengenai kondisi jembatan gantung di Desa Margacinta yang lepas tali slingnya sehingga tidak dapat digunakan masyarakat. Lepasnya tali sling jembatan tersebut menyebabkan akses warga terhambat karena harus berputar dengan jarak yang  cukup jauh sehingga mengurangi keamanan, kecepatan dan kenyamanan puluhan siswa yang setiap hari membutuhkan jembatan tersebut untuk menuju sekolah. 

    “Segera turunkan prajurit ke lokasi, lakukan pengecekan, dan bangun kembali jembatan gantung tersebut. Keselamatan, keamanan, kecepatan akses dan kenyamanan anak-anak dan masyarakat harus menjadi prioritas, ” tegas Jenderal Maruli Simanjuntak. 

    Kasad meminta satuan kewilayahan segera berkoordinasi dengan pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat untuk mempersiapkan pembangunan. Personel TNI juga diperintahkan membantu pekerjaan di lapangan agar akses warga dapat secepatnya dipulihkan. 

    Menurut Jenderal Maruli Simanjuntak, kehadiran prajurit harus memberikan solusi nyata terhadap kesulitan masyarakat, terutama ketika persoalan tersebut menyangkut keselamatan, keamanan, dan kenyamanan masyarakat secara umum. 

    “TNI lahir dari rakyat dan harus hadir ketika rakyat menghadapi kesulitan. Jangan biarkan anak-anak mempertaruhkan keselamatan hanya untuk pergi ke sekolah, ” ujarnya. 

    Sebelumnya, Keysa menyampaikan kondisi jembatan melalui surat tulisan tangan. Ia mengungkapkan bahwa jembatan gantung tersebut menjadi akses utama dirinya dan puluhan siswa lainnya menuju sekolah. 

    “Saat ini kondisi jembatan sangat membutuhkan perhatian untuk keamanan, kecepatan akses dan kenyamanan serta keselamatan. Kondisi jembatan saat ini tdk bisa dilewati, akses untuk menyeberang disebelah harus memutar jauh sehingga butuh waktu extra, ” tulis Keysa. 

    Dalam surat itu, Keysa berharap pemerintah dan TNI segera meninjau serta memperbaiki jembatan untuk mempermudah akses masyarakat dan pelajar supaya memberi jaminan keamanan, kecepatan akses dan kenyamanan dalam beraktifitas.  

    “Besar harapan saya agar Bapak Presiden dapat menurunkan tim peninjauan dan memberikan instruksi perbaikan secepatnya untuk dapat beraktifitas dengan baik, lancar dan aman, ” tulisnya. 

    Instruksi Kasad menjadi jawaban atas keberanian seorang anak menyampaikan kondisi yang dihadapi masyarakatnya. Pembangunan jembatan diharapkan segera memulihkan akses pendidikan, aktivitas sosial, dan mobilitas warga Desa Margacinta. (PERS)

    jenderal tni maruli simanjuntak pangdam iii/siliwangi mayor jenderal tni kosasih
    Updates.

    Updates.

    Artikel Sebelumnya

    Sinergi TNI-Polri dan Masyarakat Perbaiki...

    Artikel Berikutnya

    Panglima TNI Bersama Menko Polkam Lepas...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Pantau Wilayah Teritorial, Sertu Nursam Komsos dengan Kasun Bayuh
    Danramil Nusa Penida Sambangi Peternak Babi di Desa Sekartaji
    TNI Gencarkan Penyuluhan Door to Door Cegah Karhutla di Kabupaten Sambas
    Sinergi Tiga Pilar Perkuat Kamtibmas di Desa Ukirsari
    Aksi Tanggap Sertu Asep Iman Gempur Kebakaran Lahan 2 Hektare di Cibeber

    Ikuti Kami