Pangdam III/Siliwangi Diwakili Irdam Hadiri Peringatan 106 Tahun Pendidikan Tinggi Teknik di Indonesia

    Pangdam III/Siliwangi Diwakili Irdam Hadiri Peringatan 106 Tahun Pendidikan Tinggi Teknik di Indonesia
    Irdam III/Siliwangi Brigjen TNI Nurul Yakin

    BANDUNG — Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih, SE., MM yang diwakili Irdam III/Siliwangi Brigjen TNI Nurul Yakin menghadiri Peringatan 106 Tahun Pendidikan Tinggi Teknik di Indonesia yang diselenggarakan Institut Teknologi Bandung di Aula Barat ITB, Jalan Ganesha No. 10, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jumat (3/7/2026).

    Kegiatan tersebut menjadi momentum refleksi perjalanan panjang pendidikan tinggi teknik di Indonesia, sekaligus penegasan komitmen ITB dalam pengembangan sains, teknologi, dan inovasi yang berdampak bagi masyarakat serta mendukung keberlanjutan lingkungan.

    Acara dihadiri Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon, Penasihat Khusus Presiden Bidang Energi Prof. Ir. Purnomo Yusgiantoro, Pakar Energi Terbarukan Nasional Tri Mumpuni, Rektor ITB, jajaran Majelis Wali Amanat ITB, Forum Guru Besar ITB, Senat Akademik ITB, para dekan, dosen, tenaga pendidik, tokoh nasional alumni ITB, Forkopimda Provinsi Jawa Barat, Forkopimda Kota Bandung, rektor PTN/PTS di Bandung Raya, serta tamu undangan lainnya.

    Rangkaian kegiatan diawali dengan foto bersama prosesi, pembukaan oleh pembawa acara, pembukaan Sidang Terbuka oleh Rektor ITB, menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, mengheningkan cipta, pidato institusional dan sambutan, orasi ilmiah, penganugerahan penghargaan tahunan ITB, doa, hingga penutupan Sidang Terbuka.

    Dalam pidato institusionalnya, Rektor ITB menekankan pentingnya kolaborasi dan interdependensi sebagai fondasi utama dalam membangun masa depan pendidikan tinggi teknik. Menurutnya, keunggulan perguruan tinggi pada abad ke-21 tidak lagi hanya diukur dari kemampuannya berdiri sendiri, tetapi dari kapasitasnya menjadi simpul yang menghubungkan berbagai kecerdasan untuk kemaslahatan bersama.

    Tema besar yang diangkat dalam peringatan ini menegaskan pentingnya kolaborasi, saling ketergantungan, serta peran sains dan teknologi dalam mendukung kelestarian lingkungan. Gagasan tersebut juga menjadi kelanjutan dari konsep intellectual humility atau kerendahan hati intelektual yang terus digaungkan ITB.

    Sementara itu, Tri Mumpuni dalam orasi ilmiahnya mengangkat tema “Sains dan Teknologi untuk Keberlanjutan Kehidupan: antara Pertumbuhan, Keadilan Sosial, dan Kelestarian Lingkungan”. Orasi tersebut menekankan pentingnya inovasi yang mendukung pembangunan berkelanjutan, transisi energi, ketahanan pangan, mitigasi bencana, serta pemanfaatan kecerdasan buatan secara bertanggung jawab.

    Pada kesempatan tersebut, ITB juga menganugerahkan penghargaan kepada 20 tokoh, terdiri atas 11 penerima Ganesa Widya Jasa Adiutama dan 9 penerima Ganesa Wirya Jasa Adiutama. Penghargaan tersebut diberikan atas kontribusi para tokoh dalam pengembangan ilmu pengetahuan, pendidikan tinggi teknik, serta kemajuan ITB.

    Kehadiran perwakilan Kodam III/Siliwangi dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mempererat kolaborasi lintas sektor, khususnya antara institusi pertahanan, perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut dinilai memiliki nilai strategis, terutama dalam mendukung pembangunan teknologi sipil yang berorientasi pada ketahanan wilayah.

    Selain rangkaian Sidang Terbuka, kegiatan juga dilanjutkan dengan agenda tambahan terintegrasi pasca-sidang, yakni peresmian Museum ITB di Gedung Sabuga, tur koleksi, serta pemutaran film di museum.

    Dalam kesempatan terpisah, Rektor ITB menyampaikan harapan agar kerja sama dengan Kodam III/Siliwangi dapat diperkuat, khususnya dalam program pembangunan jembatan pada kegiatan Kuliah Kerja Nyata mahasiswa ITB di wilayah Jawa Barat dan Banten.

    Pakar Energi Terbarukan Nasional Tri Mumpuni juga berharap Kodam III/Siliwangi dapat mendukung program pembangunan infrastruktur Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro di wilayah pedesaan terpencil, khususnya di Jawa Barat dan Banten.

    Dukungan tersebut berpotensi disinergikan melalui program teritorial TNI, seperti TNI Manunggal Membangun Desa, pendampingan Babinsa, pengamanan kegiatan, pembukaan akses geografis, serta mobilisasi masyarakat dalam pembangunan infrastruktur berbasis energi terbarukan di wilayah pedesaan.

    Melalui kegiatan ini, ITB menegaskan komitmennya untuk terus menjadi perguruan tinggi yang adaptif, inovatif, serta memperkuat kolaborasi dalam mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan. Komitmen tersebut diharapkan mampu menghasilkan lulusan unggul yang tidak hanya kuat dalam sains dan teknologi, tetapi juga memiliki wawasan kemanusiaan dan kepedulian terhadap lingkungan. (PERS?) 

    brigjen tni nurul yakin mayor jenderal tni kosasih brigjen tni nurul yakin mayor jenderal tni kosasih
    Updates.

    Updates.

    Artikel Sebelumnya

    Kodim 0624/ Bandung Perkuat Jaringan Media,...

    Artikel Berikutnya

    Agustiar Syah Nur, Rektor Pertama Universitas...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Pantau Wilayah Teritorial, Sertu Nursam Komsos dengan Kasun Bayuh
    Danramil Nusa Penida Sambangi Peternak Babi di Desa Sekartaji
    TNI Gencarkan Penyuluhan Door to Door Cegah Karhutla di Kabupaten Sambas
    Sinergi Tiga Pilar Perkuat Kamtibmas di Desa Ukirsari
    Aksi Tanggap Sertu Asep Iman Gempur Kebakaran Lahan 2 Hektare di Cibeber

    Ikuti Kami